Halaman

Welcome to My Blog

Thanks For Your Visit

Selasa, 09 November 2010

Vitamin C bagi Tubuh Manusia

struktur kimia vit C
         Vitamin C merupakan senyawa kompleks yang dapat larut dalam air. Vitamin C adalah nutrisi penting bagi tubuh. Namun sayangnya manusia tidak dapat menyintesis vitamin C didalam tubuhnya, berbeda dengan hewan dan tumbuhan. Vitamin C berperan pada reaksi metabolisme hewan dan tumbuhan. Pada manusia vitamin C dibutuhkan untuk diet sehat sebagai sumber anti-oksidan, menjaga sisitem imun, menghambat penuaan dini, melindungi tubuh terhadap stres oksidatif, dan merupakan kofaktor dalam beberapa reaksi enzimatik vital serta menghidari defisiensi vitamin C.

        Sumber-sumber vitamin C terkaya adalah buah dan sayuran, dan dari mereka, yang Kakadu plum dan buah Camu Camu mengandung konsentrasi tertinggi vitamin. Hal ini juga hadir di beberapa potongan daging, khususnya hati. Vitamin C adalah suplemen gizi yang paling banyak diambil dan tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk tablet, minuman campuran, kristal dalam kapsul atau kristal telanjang.  
  •   Tanaman Sumber       
Tabel berikut adalah perkiraan dan menunjukkan kelimpahan relatif di berbagai sumber tanaman baku. Seperti beberapa tanaman dianalisis segar, sementara yang lainnya kering. Jumlah tersebut diberikan dalam miligram per 100 gram buah atau sayuran dan merupakan rata-rata yang dibulatkan :
 
Tanaman Sumber
Jumlah

Tanaman Sumber
Jumlah

mg/100 gr


mg/100gr
Kakadu plum
3100

Jeuk Nipis
40
Camu Camu
2800

Melon, Blewah
40
Rose hip
2000

Kol Kembang
40
Acerola
1600

Bawangt Putih
31
Seabuckthorn
695

Jeruk Bali
30
Jujube
500

Frambos
30
Indian Joosebery
445

Jeruk Keprok
30
Baobab
400

Jeruk Mandarin
30
Blackurrent
200

Markisa
30
Cabe
190

Bayam
30
Peterseli
130

Kubis Mentah Hijau
30
Jambu Biji
100

Kapur
30
Buah Kiwi
90

Mangga
28
Brokoli
90

Balckberry
21
Loganberry
80

Kentang
20
Redcurrent
80

Melon,melon
20
Kubis Brussel
80

Canberi
13
Wolfberry (Goji)
73

Tomat
10
Lychee
70

Blueberry
10
Cloudberry
60

Nanas
10
Elderberry
60

Pepaya
10
Kesemak
60

Anggur
10
Pepaya
60

Aprikot
10
Sroberi
60

Prem
10
Jeruk
50

Semangka
10

Tanaman Sumber
Jumlah

mg/100gr
Pisang
9
Wortel
9
Alpukat
8
Krabaple
8
Kesemak segar
7
Ceri
7
Persik
7
Apple
6
Asparagus
6
Ubit bit
5
Chokecherry
5
Pir
4
Selada
4
Timun
3
Terong
2
Kismis
2
Ara
2
Bilberry
1
Bertanduk melon
0,5
Medlar
0,3
  •  Hewan Sumber
Pada hewan vitamin C ditemukan dalam hati, otak, adrenal, dan susu, bukan  di dalam otot.
Hewan Sumber
Jumlah

Hewan Sumber
Jumkah

mg/100gr


mg/100gr
Hati betis (mentah)
36

Hati domba (goreng)
12
Hati sapi (mentah)
31

Adrenal betis (mentah)
11
Tiram (mentah)
30

Jantung domba (panggang)
11
cod telur (goreng)
26

Lidah domba (rebus)
6
hati babi (mentah)
23

Susu manusia (segar)
4
otak (rebus)
17

Susu kambing (segar)
2
hati ayam (goreng)
13

Susu sapi (segar)
2

              Vitamin C disebut sebagai rajanya vitamin. Beberapa iklan mengklaim bahwa Vitamin C "mendukung" atau "penting" untuk fungsi sistem kekebalan tubuh. Klaim ini sebagian didukung oleh bukti-bukti ilmiah. Orang yang kebutuhan vitamin c nya terpenuhi setiap hari dapat terhindar dari penyakit flu. Vitamin C selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan, juga akan membuat kulit tampak lebih cantik dan awet mudah. Hal ini berkaitan dengan cara kerja vitamin ini, yakni antara lain menghambat kerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen. Jika kulit sering terpapar sinar matahari, enzim ini akan cepat terangsang untuk membentuk pigmen. Bila proses pigmentasi itu dihambat, otomatis kulit jadi bersih dan cerah.
               Asam askorbat terkenal dengan aktivitas antioksidan. Askorbat bertindak sebagai agen pereduksi untuk membalikkan oksidasi dalam larutan air. Bila ada lebih banyak radikal bebas (reaktif oksigen spesies) di dalam tubuh versus antioksidan, manusia berada dalam kondisi yang disebut stres oksidatif. Stres oksidatif yang disebabkan penyakit meliputi penyakit jantung, hipertensi, penyakit peradangan kronis dan diabetes.
              Amerika Utara Dietary Reference Intake menganjurkan 90 miligram per hari dan tidak lebih dari 2 gram per hari (2000 miligram per hari). 
              Efek samping pada konsumsi vitamin c secara umum ialah gangguan pencernaan. Hal tersebut terjadi terutama ketika dikonsumsi pada waktu perut kosong dan dosis yang memang terlalu basar. Ketika diambil dalam dosis terlalu tinggi, vitamin C menyebabkan diare pada orang sehat. Dalam satu percobaan pada tahun 1936, dosis sampai dengan 6 gram asam askorbat diberikan kepada 29 bayi, 93 anak usia prasekolah dan sekolah, dan 20 orang dewasa lebih dari 1400 hari. Dengan dosis yang lebih tinggi, manifestasi beracun diamati pada lima orang dewasa dan empat bayi. Tanda-tanda dan gejala pada orang dewasa adalah mual, muntah, diare,  sakit kepala, kelelahan wajah, dan tidur terganggu. Reaksi toksik utama dalam bayi adalah ruam kulit. Untuk itu muncul alternatif konsumsi vitamin C dengan menggunakan injeksi sehingga tidak memberikan pengaruh langsung terhadap sistem pencernaan
        Efek samping secara khusus seperti keracunan zat besi pada penderita penyakit langka hemokromatosis (kelebihan zat besi), sebab kehadiran vitamin c meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Efek lain suatu senyawa penyebab kanker, heksavalen krom, bisa dipicu kecil kemungkinan oleh efek vitamin C. Vitamin C juga sebaiknya jangan diberikan pada penderita gagal ginjal dan batu ginjal, sebab akan memacu pembentukan batu ginjal.
            Hingga saat ini belum ada data terhadap kasus overdosis akibat konsumsi vitamin C. Sebab kelebihan Vitamin C akan dibuang melalui urin.
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar